Antara Tanda Kurung, Perkalian, Pembagian, Penjumlahan dan Pengurangan
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Pernah gak kalian menemukan soal seperti ini
(1)
4 + 6 : 2 = …
Atau yang lebih ribet lagi
(2)
8 – 2 x (2 + 3) + 10 – 15 : 3 x 4 – 2 + 1 x 2 = …
Kira-kira udah ketemu belum jawabannya?
Sebelum menjawab soal tersebut kita harus memahami dulu operasi hitung bilangan bulat memiliki tingkatan/kasta/level/peringkat/urutan/giliran/prioritas (#halah). Untuk memahaminya kita coba lihat lagi yuk ada tanda apa saja sih dalam perhitungan tersebut.
() : biasa disebut “tanda kurung”
x : perkalian
: atau ÷ : pembagian
+ : penjumlahan
- : pengurangan
Sekarang udah ingat lagi kan namanya, hehehe..
Dari ke lima simbol tersebut tidak sama tingkatannya dalam sebuah perhitungan jika terdapat lebih dari satu simbol dalam satu operasi hitung. Yang paling kuat adalah tanda kurung, lalu disusul perkalian dan pembagian, kemudian baru penjumlahan dan pengurangan. Jadi, simbol-simbol tersebut dapat kita bagi menjadi tiga kelompok, kelompok pertama hanya diisi tanda kurung, kelompok kedua diisi perkalian dan pembagian, dan kelompok ketiga diisi penjumlahan dan pengurangan.
Jika ditemukan simbol yang berbeda namun masih dalam satu kelompok maka kita kerjakan dari kiri ke kanan. Kita ambil contoh soal pertama di atas.
Tahap 1 --> 4 + 6 : 2 = …
Terdapat simbol penjumlahan dan pembagian, yang mana lebih kuat?benar..betul sekali..pembagian lebih kuat. Simbol yang lebih kuat kita pisahkan dengan memberikan tanda kurang seperti berikut..
Tahap 2 --> 4 + (6 : 2) = …
Nah sampai disini, kita harus mengerjakan yang lebih kuat terlebih dahulu..
Tahap 3 --> 4 + (3) = …
Kalau sudah seperti tinggal kita jumlahkan deh..
Tahap akhir --> 4 + 3 = 7
Ketika kita mengerjakan perhitungan yang di dalamnya ada banyak simbol berbeda kita harus memisahkan yang lebih kuat dengan yang lebih lemah, dengan cara memberikan tanda kurung pada simbol yang lebih kuat. Kita ambil contoh soal yang kedua di atas.
Tahap 1 --> 8 – 2 x (2 + 3) + 10 – 15 : 3 x 4 – 2 + 1 x 2
Tahap 2 --> 8 – [2 x (2+3)] + 10 – (15 : 3 x 4) – 2 + (1 x 2)
Oke sampai disini masih bisa dipahami ya..kita lanjut..
Sekarang bagian yang sudah kita pisahkan kita kerjakan terlebih dahulu masing-masing dari kiri ke kanan..seperti ini..
Tahap 3 --> 8 – (2 x 5) + 10 – (20) – 2 + (2)
Tahap 4 --> 8 – 10 + 10 – 20 – 2 + 2
Sekarang perhitungannya hanya menyisakan penjumlahan dan pengurangan, yang merupakan simbol pada kelompok yang sama dan keduanya sama kuat. Kalau sudah seperti ini kita tinggal mengerjakan dari kiri ke kanan sesuai urutan..
Maka kita dapatkan hasilnya
Tahap akhir --> 8 – 10 = -2 + 10 = 8 -20 = -12 – 2 = -14 + 2 = -12
Oke, mudah-mudahan bisa dipahami ya, kalau mau lihat video penjelasannya dapat dilihat disini ya. Terima kasih sudah membaca dan ikut belajar bersama saya, mudah-mudahan rekan-rekan diberikan kemudahan untuk memahami. Terima kasih.