Assalamualaikum..mungkin..mungkin ni ya..anda sebagai kakek, nenek, orang tua, kakak, abang, sepupu, tetangga, pembantu, atau siapa aja pernah ditanya oleh anak kecil yang masih di bangku sekolah dasar di negara Indonesia (kalimat pengantar ini memang terkesan lebay, tapi tak apalah..) tentang materi satu ini, “Mengubah Pecahan Menjadi Desimal”. InsyaAllah kita akan membahasnya kali ini, agar jika ada anak SD yang bertanya kita sudah siap, tapi jika sudah terlanjur ditanyakan dan ternyata rekan-rekan belum mampu menjawab, ya tidak mengapa..itu sudah takdir.
Okeh, baiklah..langsung saja, tidak usah berlama-lama lagi..langsung kita mulai, gak usah basa-basi..siap ya, okeh kita mulai..
Secara umum ada dua acara yang dapat kita gunakan untuk mengubah pecahan menjadi desimal, yang pertama menjadikan penyebut pada pecahan yang akan kita ubah menjadi kelipatan per 10 (.../10), per 100 (.../100), per 1000 (.../1000), dan seterusnya yang penting kelipatan dari perkalian 10 x 10 = 100 x 10 = 1000 (mudah-mudahan paham ya..), dan yang kedua dengan cara pembagian bersusun ke bawah.
Contoh :
½ = 5/10 = 0,5
Penjelasan : sebelum diubah penyebutnya adalah 2 kemudian diubah menjadi 10, maka baik pembilang maupun penyebut sama-sama dikali 5, dapat deh 5/10, atau dapat kita baca 5 : 10 atau (5 dibagi 10), yang artinya memiliki nilai desimal 0,5.
Cara yang pertama berkaitan dengan cara yang kedua. Bagaimana dengan cara kedua yang menggunakan pembagian bersusun ke bawah? Lebih jelasnya silahkan lihat video penjelasannya di sini. Mudah-mudahan diberikan kemudahan untuk memahami. Semoga bermanfaat. Terima kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar