Tampilkan postingan dengan label uas sd. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label uas sd. Tampilkan semua postingan

27/09/16

Mengubah Pecahan Menjadi Desimal

Assalamualaikum..mungkin..mungkin ni ya..anda sebagai kakek, nenek, orang tua, kakak, abang, sepupu, tetangga, pembantu, atau siapa aja pernah ditanya oleh anak kecil yang masih di bangku sekolah dasar di negara Indonesia (kalimat pengantar ini memang terkesan lebay, tapi tak apalah..) tentang materi satu ini, “Mengubah Pecahan Menjadi Desimal”. InsyaAllah kita akan membahasnya kali ini, agar jika ada anak SD yang bertanya kita sudah siap, tapi jika sudah terlanjur ditanyakan dan ternyata rekan-rekan belum mampu menjawab, ya tidak mengapa..itu sudah takdir.
Okeh, baiklah..langsung saja, tidak usah berlama-lama lagi..langsung kita mulai, gak usah basa-basi..siap ya, okeh kita mulai..
Secara umum ada dua acara yang dapat kita gunakan untuk mengubah pecahan menjadi desimal, yang pertama menjadikan penyebut pada pecahan yang akan kita ubah menjadi kelipatan per 10 (.../10), per 100 (.../100), per 1000 (.../1000), dan seterusnya yang penting kelipatan dari perkalian 10 x 10 = 100 x 10 = 1000 (mudah-mudahan paham ya..), dan yang kedua dengan cara pembagian bersusun ke bawah.
Contoh :
½ = 5/10 = 0,5
Penjelasan : sebelum diubah penyebutnya adalah 2 kemudian diubah menjadi 10, maka baik pembilang maupun penyebut sama-sama dikali 5, dapat deh 5/10, atau dapat kita baca 5 : 10 atau (5 dibagi 10), yang artinya memiliki nilai desimal 0,5.
Cara yang pertama berkaitan dengan cara yang kedua. Bagaimana dengan cara kedua yang menggunakan pembagian bersusun ke bawah? Lebih jelasnya silahkan lihat video penjelasannya di sini. Mudah-mudahan diberikan kemudahan untuk memahami. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

04/09/16

Pembagian Pecahan (Dividing Fractions)

Assalamualaikum,
Oke deh kita belajar lagi yuk, kan sebelumnya udah belajar Perkalian Pecahan (Multiplying Fractions). Kalau belum baca tentang perkalian pecahan sebaiknya dibaca dulu, tinggal klik aja tulisan “Perkalian Pecahan” tadi, atau bisa juga lihat videonya tinggal klik aja di sini. Kelanjutannya kali ini kita akan membahas tentang pembagian pecahan, insyaAllah. Langsung saja kita mulai pembahasannya, disimak baik-baik ya.
Seperti sebelumnya, kali ini kita juga akan membahas pembagian pecahan dalam 4 bagian, yaitu :
  1. Pembagian pecahan biasa dengan pecahan biasa
  2. Pembagian pecahan campuran dengan pecahan campuran
  3. Pembagian pecahan biasa dengan campuran
  4. Pembagian pecahan dengan bilangan bulat
Ke empat poin tadi menjadi inti dari pembagian pecahan, jadi jangan sampe kelewatan ya untuk memahaminya. Kemudian yang harus  diperhatikan adalah tahapan mengerjakan pembagian pecahan berikut ini :
  1. Semua pecahan campuran dan bilangan bulat positif harus diubah menjadi pecahan biasa (caranya lihat di sini dan di sana )
  2. Tidak ada pembagian langsung dalam pembagian pecahan
  3. Semua bentuk pembagian pecahan harus dijadikan perkalian
  4. Perubahan bentuk dari pembagian ke perkalian menyebabkan pecahan setelah tanda bagi dibalik posisinya (pembilang jadi penyebut, dan penyebut jadi pembilang)
  5. Jika sudah menjadi perkalian dan pecahan setelah tanda bagi dibalik, maka cara mengerjakannya seperti perkalian pecahan (pembilang dikalikan dengan pembilang, dan penyebut dikalikan dengan penyebut)
Jangan bingung dulu ya, coba dibaca pelan-pelan sambil melihat penjelasannya nanti. Mudah-mudahan diberikan kemudahan untuk memahaminya.
  1. Pembagian Pecahan Biasa
Lihat soal berikut :
pembagian1
Bagaimana cara mengerjakannya..?? Ingat tidak ada pembagian langsung dalam pecahan, artinya langsung kita jadikan perkalian, jadi begini :
pembagian2
dan jangan lupa setelah mengubah menjadi perkalian, pecahan setelah tanda bagi dibalik letaknya, pembilang jadi penyebut, dan penyebut jadi pembilang, begini jadinya :
pembagian3
setelah bentuknya berubah menjadi perkalian pecahan, jadi lebih mudah untuk dikerjakan. Caranya sama dengan perkalian pecahan yang sudah kita bahas sebelumnya. Pembilang dikali pembilang, dan penyebut dikali penyebut, seperti ini jadinya :
perkalianpecahan1
maka hasil akhirnya adalah :
perkalianpecahan2
gimana..?? cukup mudah bukan..?? mudah-mudahan bisa dipahami ya. Oke kita lanjut lagi..masih membahas pembagian pecahan biasa. Bagaimana jika terdiri dari 3 pecahan atau lebih..??
Misalnya…
pembagian4
atau
pembagian5
soal tersebut sama saja cara mengerjakannya, pertama ubah dulu tanda bagi menjadi kali, kemudian pecahan setelah tanda bagi tibalik posisinya. Ingat loh, yang dibalik hanya pecahan setelah tanda bagi.
Kita lihat yang perubahannya :
pembagian4
berubah menjadi
perkalianpecahan3
lihat..yang dibalika hanya pecahan yang posisinya persis setelah tanda pembagian. Oke kita lihat perubahan yang satu lagi :
pembagian5
berubah menjadi
perkalianpecahan3
Pada bentuk soal ini semua pecahan yang terletak setelah tanda bagi harus dibalik, jadi jangan lupa untuk memperhatikan tanda baginya ada di mana, karena hanya pecahan setelah tanda itu saja yang dibagi.
Nah kedua bentuk di atas setelah diubah menjadi perkalian ternyata bentuknya sama, sengaja saya buat sama bentuknya biar menghitungnya sekali saja, hehehe..okeh sekarang kita hitung :
Biar mudah, dan cepat kita gunakan metode eliminasi (mematikan penyebut dan pembilang dengan membagi dengan angka yang sama), gampangnya kita menyederhanakan penyebut dan pembilangnya. Kalau lupa atau belum tau caranya coba lihat lagi artikel ini dan video ini. Singkat cerita jadi begini bentuknya :
perkalianpecahan4
Lihat angka-angka yang ditandai dengan warna yang sama, itu artinya angka tersebut dapat dieliminasi (dimatikan), jadi angka yang warnanya sama kita bagi dengan suatu angka, tapi angka ini harus bisa membagi kedua angka itu. Setelah ketemu angka yang bisa membagi keduanya, bentuknya jadi begini :
perkalianpecahan5
Bisa dimengertikan maksudnya, coba lihat angka yang ditandai warna hijau, keduanya sama-sama dibagi 8, sekarang lihat angka yang ditandai warna merah, keduanya sama-sama dibagi 5, kemudian angka yang ditandai warna biru, keduanya sama-sama dibagi 6.
Setelah kita eliminasi (dimatikan/disederhanakan), maka bentuknya menjadi :
perkalianpecahan22
kalau sudah begini tinggal dikalikan deh, pembilang kali pembilang, penyebut kali penyebut, begini jadinya :
perkalianpecahan7
dan hasil akhirnya adalah :
perkalianpecahan8
dan masih bisa kita sederhanakan lagi, caranya pembilang dan penyebut sama-sama dibagi 2, jadi hasil akhirnya adalah :
perkalianpecahan9
Baiklah, sampai di sini masih bisa dipahami ya. Jika belum paham coba ulangi lagi, sampai paham. Karena selanjutnya semua bentuk pembagian pecahan akan kita ubah menjadi bentuk pecahan biasa, makanya cobalah untuk memahami pembagian pecahan biasa.
2. Pembagian Pecahan Campuran
misalnya ada soal begini :
pembagian6
pertama yang harus kita lakukan adalah mengubahnya menjadi bentuk pecahan biasa, kalau lupa caranya bisa lihat video ini. Setelah kita ubah menjadi pecahan biasa, bentuknya menjadi :
pembagian7
Nah, sekarang tinggal kita ubah pembagian menjadi perkalian, dan jangan lupa membalik pecahan setelah tanda bagi, jika sudah..maka bentuknya akan menjadi :
pembagian8
jangan buru-buru dikalikan, coba lihat dulu..ada gak yang bisa di eliminasi..?? Ada ya, yang mana..?? Iya, penyebut 4 dengan pembilang 8, sama-sama dibagi 4, maka setelah dieliminasi bentuknya menjadi :
pembagian9
kalau sudah begini, tinggal kita kalikan saja..pembilang kali pembilang, dan penyebut kali penyebut. Maka kita dapatkan hasil akhirnya adalah :
pembagian10
gimana..?? Masih bisa dipahami ya..kita lanjut ke bentuk pembagian pecahan selanjutnya..
3. Pembagian Pecahan Biasa dengan Pecahan Campuran
Yang perlu diingat, cara mengerjakan soal pecahan biasa dibagi pecahan campuran, sama saja dengan soal pecahan campuran dibagi pecahan biasa.
Misal pecahan biasa dibagi pecahan campuran, soalnya seperti ini :
pembagian11
Pertama kita jadikan seluruh pecahan campuran pada soal menjadi pecahan biasa, jadinya seperti ini :
pembagian12
Lalu ubah tanda bagi menjadi tanda kali, kemudian balik pecahan setelah tanda bagi, jadinya seperti ini :
pembagian13
Sekarang sudah menjadi bentuk perkalian pecahan, jangan buru-buru mengalikan, lihat lagi ada gak yang bisa dieliminasi (dimatikan) …?? Ada ya, pembilang 5 dan penyebut 5 bisa sama-sama kita bagi 5, jadi sekarang bentuknya :
pembagian14
Nah, sekarang tinggal kita kalikan pembilang dengan pembilang, kemudian kalikan penyebut dengan penyebut, maka hasil akhirnya kita dapatkan :
pembagian15
Gimana, mudah kan? Terus jika pecahan campuran dibagi pecahan biasa gimana caranya? sama aja, ubah dulu pecahan campuran menjadi pecahan biasa, lalu ubah pembagian menjadi perkalian, jangan lupa pecahan setelah tanda bagi dibalik, kemudian lihat ada yang bisa dieliminasi (dimatikan) atau ada yang bisa disederhanakan atau tidak, setelahnya tinggal dikalikan deh.
4. Pembagian Pecahan dengan Bilangan Bulat Positif
Langsung aja kita ambil contoh soal
pembagian16
Pertama ubah dulu bilangan bulat menjadi pecahan biasa, masih ingat gak caranya?
OK, kita bahas sedikit konsep bilangan bulat dan pecahan. Pertama kita harus ingat, pecahan juga dapat diartikan pembagian, contoh 1/2 artinya 1 dibagi 2, atau contoh lain 12/3 artinya 12 dibagi 3. Sampai di sini bisa dimengerti ya, nah coba perhatikan bilangan bulat tersebut adalah ” 2 “. Apa kalian bisa bayangkan pembagian yang hasilnya ” 2 ” ???
Nah, banyak kan pembagian yang hasilnya 2, bisa 2/1 atau 4/2, atau 6/3, dan lain sebagainya. Itulah caranya kita menjadikan bilangan bulat menjadi pecahan. Sekarang kita ubah bilangan bulat pada soal menjadi salah satu pecahan tadi, sebaiknya pilih yang paling kecil angkanya biar mudah mengalikannya, hehehe.
Bentuknya sekarang menjadi :
pembagian17
Nah, kalau sudah seperti ini bentuknya, kita tinggal mengubah pembagian menjadi perkalian, dan jangan lupa untuk membalik angka pecahan yang terletak setelah tanda bagi. Sekarang kita dapatkan bentuknya menjadi :
pembagian18
Sebelum dikalikan, seperti biasa..lihat dulu ada gak angka yang bisa dieliminasi. Ternyata ada, pembilang 2 dan penyebut 4, keduanya bisa sama-sama dibagi 2, jadinya begini sekarang :
pembagian19
Sekarang, tinggal dikalikan saja, pembilang kali pembilang, dan penyebut kali penyebut. Hasil akhirnya kita dapatkan :
pembagian20
Kenapa 10/2 hasilnya 5 ???
Karena 10/5 itu sama aja dengan 10 : 5 , maka hasilnya adalah 5
Oke, semoga dapat dipahami, dan semoga diberikan kemudahan untuk memahami materi pelajaran. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

02/09/16

Soal Prediksi Ujian Sekolah Sekolah Dasar (US SD)

Assalamualaikum..

Kali ini saya akan membuat satu artikel khusus yang berisi berbagai Prediksi Soal US SD. Soal-soal ini dapat digunakan untuk latihan para guru bersama siswa atau murid, atau orang tua yang akan membahas soal bersama anaknya. Sebagian besar soal-soal ini saya dapatkan dari internet, yang saya download melalui berbagai situs. Jadi saya tidak mengatakan sebagai milik pribadi, soal-soal ini saya upload ulang untuk memudahkan rekan-rekan yang sedang mencari soal-soal prediksi un atau soal prediksi us sekolah dasar.

Jangan bingung jika ada soal yang sama, karena saya mendownload dari berbagai situs di internet, dan banyak pemilik situs atau blog yang mengupload ulang dan tidak menjelaskan bahwa soal-soal tersebut bukanlah milik mereka. Jadilah file yang sama diupload ulang oleh banyak orang. Saya sudah sebisa mungkin menghilangkan file soal yang sama, mudah-mudahan file soal yang saya upload ulang ini bervariasi dan tidak ada yang sama.

Saya sendiri masih membuat soal Prediksi UN SD atau Prediksi US SD untuk siswa saya ketika ada keluangan waktu. InsyaAllah soal yang saya buat sendiri dan saya dapatkan dari sumber lain akan saya upload disini, jadi insyaAllah artikel yang berisi soal Prediksi UN dan soal Prediksi US ini akan diupdate terus jika ada soal yang baru.

Untuk mendownloadnya, langsung diklik saja. Maaf jika ada iklan yang mengganggu selama menuju proses download, namanya juga menggunakan blog gratisan, dan tempat upload gratisan, hehehe..

Langsung aja di download, semoga bermanfaat. Terima kasih.

Soal1   Soal2   Soal3   Soal4   Soal5   Soal6   Soal7   Soal8   Soal9   Soal10   Soal11   Soal12   Soal13   Soal14   Soal15   Soal16   Soal17   Soal18   Soal19   Soal20   Soal21   Soal22   Soal23   Soal24   Soal25   Soal26   Soal27   Soal28   Soal29   Soal30   Soal31   Soal32   Soal33   Soal34   Soal35   Soal36   Soal37   Soal38   Soal39   Soal40   Soal41   Soal42   Soal43   Soal44   Soal45   Soal46   Soal47   Soal48   Soal49   Soal50   Soal51   Soal52   Soal53   Soal54   Soal55   soal56   Soal57   Soal58   Soal59  Soal60   Soal61   Soal62   Soal63   Soal64   Soal65    Soal66    Soal67    Soal68   Soal69   Soal70   Soal71   Soal72   Soal73   Soal74   Soal75   Soal76   Soal77   Soal78   Soal79   Soal80   Soal81   Soal82   Soal83   Soal84   Soal85   Soal86   Soal87   Soal88   Soal89   Soal90